Langsung ke konten utama

Cara Membuat Video AI Hug yang Viral dengan Vidu AI Studio Gratis

 Membuat video AI yang viral dengan menggunakan Vidu AI Studio bisa menjadi cara menarik untuk menarik perhatian di media sosial. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk membuat video AI Hug dengan menggunakan Vidu AI Studio secara gratis:  1. Mendaftar atau Masuk ke Vidu AI Studio    - Kunjungi situs resmi [Vidu AI Studio](https://vidu.ai) dan buat akun jika belum memiliki. Kamu bisa mendaftar menggunakan email atau akun media sosial.    - Setelah mendaftar, masuk ke akun kamu.  2. Pilih Template Video    - Setelah masuk, pilih template video yang sesuai dengan konsep "AI Hug" yang ingin kamu buat. Biasanya, Vidu AI Studio menyediakan berbagai template yang dapat disesuaikan dengan tema atau suasana hati tertentu.    - Cari template yang paling mendekati atau yang paling mudah disesuaikan untuk membuat video pelukan (hug).  3. Sesuaikan Template**    - Masukkan elemen-elemen seperti teks, gambar, a...

Zaid bin Sahl

Zaid bin Sahl adalah seorang sahabat Anshar yang mempunyai suara keras menggelegar. Ia lebih dikenal dengan nama kunyahnya Abu Thalhah. Ia telah memeluk Islam sebelum Nabi SAW hijrah ke Madinah. Kisah keislamannya termasuk unik.

Ia adalah orang tampan, terpandang dan kaya di Madinah, wanita manapun tidak akan menolak jika diperistrinya. Tetapi pilihannya jatuh pada seorang wanita muslimah bernama Ummu Sulaim, seorang janda yang sudah mempunyai anak, yang sangat teguh keislamannya. Ketika ia mengajukan lamaran kepada Ummu Sulaim, ia mendapat jawaban yang mengejutkan, "Wahai Abu Thalhah, Demi Allah tidak ada wanita yang akan menolak lamaran orang yang sepertimu. Tetapi aku seorang wanita muslimah dan engkau seorang yang kafir, karenanya aku tidak dibenarkan menikah denganmu. Jika engkau mau, masuklah kamu ke dalam agama Islam, dan itulah mahar yang kuminta, dan aku tidak akan meminta mahar yang lainnya lagi!"

Sebenarnya akan lebih mudah bagi Abu Thalhah jika mahar yang diminta adalah uang, perhiasan, kebun atau harta lainnya, yang umumnya sangat disukai wanita, tetapi ini "keyakinan"nya? Cukup lama ia menimbang-nimbang, tetapi ternyata kehendak Allah menggiringnya untuk memperoleh hidayah lewat jalan pernikahan ini. Ia menyetujui permintaan Ummu Sulaim. Ia menikah dengan mahar keislamannya. Dan ternyata kemudian ia menjadi salah seorang sahabat Anshar yang terpandang, saleh dan dermawan.

Seorang sahabat bernama Tsabit berkata, "Aku tidak pernah mendengar seorang perempuan yang mahar pernikahannya lebih utama daripada mahar Ummu Sulaim ketika dinikahi Abu Thalhah."

Pernah suatu ketika ia sedang mendirikan shalat di kebunnya yang hijau, Tiba-tiba terlihat seekor burung yang tersesat di antara rimbunan daun-daun, matanya mengikuti gerak-gerik burung tersebut sehingga ia lupa dengan jumlah rakaat shalatnya. Ia sangat menyesal dengan kelalaiannya ini, usai shalat ia menemui Nabi SAW, ia berkata, "Ya Rasulullah, aku telah tertimpa musibah karena kebunku, karena itu kebun itu kuserahkan untuk Allah. Silahkah engkau pergunakan sesuai keinginan engkau."

Abu Thalhah merupakan sahabat Anshar yang memiliki kebun-kebun terbaik dan terbanyak di kota Madinah. Salah satu kebun terbaik dan terindah yang dimilikinya, terletak tidak jauh dari masjid Nabi SAW. Di dalamnya terdapat air telaga yang sangat menyegarkan. Rasulullah SAW sering mengunjungi kebun tsb. dan meminum air telaganya. Kebun ini dikenal dengan nama 'Birha'. Ketika turun ayat Al Qur'an Surah Ali Imran 92, "Kamu sekali-kali tidak akan sampai kepada kebaktian (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai."

Abu Thalhah bergegas menemui Nabi SAW, dan berkata, "Ya Rasulullah, saya sangat mencintai Birha, karena Allah telah memerirntahkan untuk menyedekahkan harta yang paling dicintai, maka saya serahkah Birha ini untuk dibelanjakan di jalan Allah SWT, sebagaimana yang dikehendaki-Nya.""Inilah salah satu pemberian yang mulia di sisi Allah," Kata Rasulullah SAW dengan penuh gembira, "Tetapi menurut pendapatku, akan lebih bermanfaat jika engkau membagikan kebun itu kepada kerabatmu sendiri."

Abu Thalhah menerima nasehat Nabi SAW dan membagikan kebun tersebut pada kaum kerabatnya yang tidak mampu dan membutuhkan.

Di masa tuanya pada masa khalifah Utsman bin Affan, ketika ia sedang membaca Surah Taubah, dan sampai pada ayat ke 31, dimana Allah berfirman, "Berangkatlah kamu (untuk berjihad), baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat,"

Tiba-tiba saja ia tersentak kaget dan tampak merenung sejenak, kemudian ia berkata kepada anaknya, "Wahai anakku, persiapkanlah bekalku, persiapkanlah bekalku!"

Anaknya dan beberapa orang yang hadir mencoba menghalangi maksudnya tersebut, mereka berkata, "Semoga Allah merahmatimu, engkau telah berperang bersama Rasulullah SAW, bersama Abu Bakar dan juga Umar hingga mereka semua wafat, biarkanlah kami saja yang berjuang dan engkau tinggal di sini."

"Tidak," Kata Abu Thalhah dengan tegas, "Persiapkanlah bekalku!"

Keluarga dan para kerabatnya tidak bisa menahannya lagi, mereka mempersiapkan perbekalan. Ia ikut berjuang bersama pasukan yang berperang menyeberangi lautan. Di dalam salah satu pelayarannya, ketika di tengah lautan lepas, Abu Thalhah meninggal. Selama tujuh hari tidak ditemukan pulau untuk memakamkannya, tetapi keadaan jenazahnya tidak berubah sedikitpun.
posted from Bloggeroid

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata Bijak Sayidina Umar bin Khattab 2

Waspadalah terhadap waktu luang karena ia lebih banyak membuka pintu maksiat daripada syukur. Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian. Kata Mutiara  Ibnu Mas’ud Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan. Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah. Kata Mutiara  (HR. Bukhari) "Berangkat pada pagi hari atau sore hari di jalan Allah (berjihad) adalah lebih baik dari dunia dan semua isinya." 96. Allah azza wajalla berfirman: "Aku dalam sangkaan hamba Ku kepada Ku dan Aku bersamanya jika ia mengingat Ku. Maka, jika ia mengingat Ku pada dirinya, Aku akan mengingatnya pada diri Ku. Dan jika ia mendekat pada Ku sejengkal, maka Aku akan mendekat padanya sehasta, dan jika ia mendekat pada Ku sehasta, maka Aku akan mendekat padanya padanya sedep...

KATA RAYUAN MENYEBALKAN

Jika kau harus berpisah dengannya itu bukan kesalahanmu Tetapi adalah kesalahan jika kau terus bersamanya Karena ternyata kalian hanya saling menyakiti === Janganlah menangisi cinta yang telah berlalu Tapi tersenyumlah karena begitu banyak cinta yang menunggu Cukup buka hatimu terhadap cinta yang baru === Ada yang bilang jatuh cinta itu indah tetapi yang namanya jatuh tetap sakit Tapi jauh lebih sakit jika tak pernah jatuh cinta Jadi bangkitlah, karena ada cinta baru untukmu === Jikalau cinta yang ada padamu ingin pergi relakanlah dia pergi Daripada dia tak bahagia denganmu Dan pastinya kebahagiaanmu bukanlah bersama dia melainkah bersama cinta yang setia padamu === Jangan biarkan dirimu terpuruk karena patah hati Tetapi bersemangatlah karena mending berpisah sekarang Daripada nanti saat semua telah disahkan Percayalah begitu banyak cinta untukmu Jangan tutup dirimu. === Memang sungguh tak enak jika kisah ini harus berakhir Namun jauh lebih menyakitkan jika terus bersama Karena memang ...