Langsung ke konten utama

Cara Membuat Video AI Hug yang Viral dengan Vidu AI Studio Gratis

 Membuat video AI yang viral dengan menggunakan Vidu AI Studio bisa menjadi cara menarik untuk menarik perhatian di media sosial. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk membuat video AI Hug dengan menggunakan Vidu AI Studio secara gratis:  1. Mendaftar atau Masuk ke Vidu AI Studio    - Kunjungi situs resmi [Vidu AI Studio](https://vidu.ai) dan buat akun jika belum memiliki. Kamu bisa mendaftar menggunakan email atau akun media sosial.    - Setelah mendaftar, masuk ke akun kamu.  2. Pilih Template Video    - Setelah masuk, pilih template video yang sesuai dengan konsep "AI Hug" yang ingin kamu buat. Biasanya, Vidu AI Studio menyediakan berbagai template yang dapat disesuaikan dengan tema atau suasana hati tertentu.    - Cari template yang paling mendekati atau yang paling mudah disesuaikan untuk membuat video pelukan (hug).  3. Sesuaikan Template**    - Masukkan elemen-elemen seperti teks, gambar, a...

ZUBAIR

Dia adalah putra Khuwailid, sahabat dekat Rasulullah shallallahu "alaihi wa sallam, putra bibinya, Shafiyah binti Abdul Muththalib.

Dia termasuk salah seorang dari sepuluh orang yang dijamin masuk surga, termasuk salah seorang dari enam orang Ahli Syura, dan orang yang pertama kali mengayunkan pedangnya di jalan Allah. Dia adalah ayah Abdullah RA, yang masuk Islam saat berusia 16 tahun.

Diriwayatkan dari Musa bin Thalhah, ia berkata, "Ali, Zubair, Thalhah, dan Sa'ad dilahirkan pada tahun yang sama, sehingga usia mereka sama."

Urwah berkata, "Ketika Zubair datang dengan membawa pedangnya, Nabi shallallahu "alaihi wa sallam bertanya, "Apa yang terjadi padamu?' Zubair menjawab, "Aku diberi kabar bahwa ada yang menyakitimu'. Nabi menjawab, "Apa yang akan kamu lakukan?' Zubair menjawab, "Aku akan membunuh orang yang menyakitimu'. Setelah itu Nabi shallallahu "alaihi wa sallam mendoakan Zubair dan pedangnya."

Hisyam meriwayatkan dari ayahnya, Urwah, "Postur tubuh Zubair tinggi, sampai-sampai kedua kakinya menyentuh tanah saat sedang naik tunggangannya. Ibunya, Shafiyah, mendidiknya dengan pola didik yang keras. Dia juga seorang anak yatim. Ketika ada yang bertanya kepadanya, "Apakah kamu akan mencelakakan dan membunuhnya?' Ibunya berkata,

"Aku mendidiknya dengan keras agar dia beradab dan menjadi memimpin pasukan yang gagah berani'."Urwah berkata, "Suatu hari tangan Zubair terluka, dan hal ini diberitakan kepada Shafiyah, maka Shafiyah berkata,"Bagaimana kamu mendapati bulu unta?Apakah ia itu kucing, macan, atau elang yang terbang dengan cepat'?."Hisyam bin Urwah meriwayatkan dari Ayahnya, ia berkata, "Pada waktu perang Badar, Zubair memakai serban berwarna kuning, lalu turunlah Jibril menyerupai Zubair."Ketika memberikan sanjungan kepada Zubair, Amir bin Shaleh bin Abdullah bin Zubair berkata dalam bait syairnya,

Kakekku adalah putra bibinya Ahmad dan penolongnyaKetika musibah dan ksatria yang gagah beraniDialah satria berkuda yang pertama kali di perang BadarMenyaksikan pertempuran dengan memakai serban kuningMalaikat turun dalam jelamaannya sebagai pertolonganDi medan pertempuran pada saat musuh berkumpulDia termasuk sahabat yang hijrah ke Habsyah (Ethopia) dan tidak lama tinggal di sana.

Jabir berkata, "Rasulullah shallallahu "alaihi wa sallam pernah bersabda pada saat perang Khandaq, "Siapa yang mau menyelidiki bani Khuraidah?' Zubair berkata, "Aku'. Lalu dia pergi dengan kudanya dan datang memberikan kabar tentangnya. Kemudian Rasulullah bertanya untuk kedua kalinya, lalu Zubair menjawab, "Aku'.' Lalu dia berlalu. Begitu juga untuk yang ketiga kalinya. Nabi shallallahu "alaihi wa sallam pun bersabda, "Setiap nabi mempunyai pengikut dan pengikutku adalah Zubair'."

Diriwayatkan dari Tsauri, ia berkata, "Tiga orang sahabat yang sangat pemberani adalah Hamzah, Ali, dan Zubair."

Diriwayatkan dari Urwah, ia berkata, "Zubair pernah mengalami tiga luka karena pedang, salah satunya pada bagian bahunya. Jika aku yang terluka, tentu aku sudah memasukkan jari-jariku ke dalamnya. Luka yang kedua dialaminya pada saat perang Badar berkecamuk, dan luka yang terakhir dialaminya ketika perang Yarmuk."

Diriwayatkan dari Marwan, ia berkata, "Utsman mengalami sakit mimisan pada saat musimnya, sehingga dia tidak bisa melaksanakan ibadah haji dan berwasiat. Lalu seorang pria Quraisy menemuinya dan berkata, "Carilah pengganti'. Utsman berkata, "Apakah mereka mengatakan seperti itu?' Pria itu menjawab, "Ya'. Utsman berkata, "Siapa dia?' Pria itu lantas terdiam. Setelah itu pria lain datang lalu mengungkapkan hal yang sama dan dijawab dengan jawaban yang sama pula, maka Utsman berkata, "Apakah mereka menginginkan Zubair?' Mereka menjawab, "Ya'. Utsman berkata, "Demi Dzat yang menguasai jiwaku, sepengetahuanku, dia (Zubair) orang yang paling baik diantara kalian, dan dia orang yang paling mencintai Rasulullah shallallahu "alaihi wa sallam."

Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Abu Laila, ia berkata, "Pada suatu hari Zubair menghindar dari memerangi Ali, lalu dia bertemu dengan putranya, Abdullah, maka Abdullah berkata kepadanya, "Penakut, penakut!' Zubair balas berkata, "Sesungguhnya orang-orang tahu bahwa aku bukan seorang penakut, tetapi Ali telah mengingatkanku tentang sabda yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu "alaihi wa sallam, sehingga aku berjanji untuk tidak memeranginya. Setelah itu Zubair melantunkan syair,

Meninggalkan perkara yang akibatnya aku khawatirkankarena Allah, lebih baik tuk dunia dan akhiratAda yang mengatakan bahwa Zubair ketika itu melantunkan syair,Sungguh aku tahu kalau ilmuku bermanfaat bagikuSesungguhnya kehidupan itu sangat dekat dengan kematianTak lama kemudian Ibnu Jarmuz membunuhnya.

Diriwayatkan dari Jaun bin Qatadah, ia berkata, "Aku bersama Zubair pada saat perang Jamal, dan mereka menyerahkan kepemimpinan kepadanya. Tak lama kemudian Ibnu Jarmuz menikamnya hingga akhirnya ia terjatuh meregang nyawa. Ia lalu dikuburkan di lembah As-Siba'. Ali RA duduk sambil menangisinya. Begitu juga dengan sahabat-sahabatnya."

Diriwayatkan dari Abu Nadhrah, ia berkata, "Ketika kepala Zubair dibawa ke hadapan Ali, ia berkata, "Hai pria badui, bersiaplah tempat dudukmu dari api neraka, karena Rasulullah shallallahu "alaihi wa sallam bersabda kepadaku bahwa tempat yang layak bagi pembunuh Zubair adalah neraka'."

Hisyam bin Urwah meriwayatkan dari ayahnya, dari Zubair, ia berkata, "Pada waktu perang Badar, aku bertemu dengan Ubaidah bin Sa'id bin Al Ash, yang sedang mengenakan topeng, sehingga yang terlihat hanya kedua matanya. Dia juga dijuluki Abu Dzati Karisy. Aku kemudian menyerangnya dengan anak panah hingga mengenai matanya lalu akhirnya ia meregang nyawa. Setelah itu aku mendapat informasi bahwa Zubair berkata, "Aku meletakkan kaki di atas tubuhnya kemudian menginjaknya. Aku lakukan itu untuk mencabut anak panah tersebut, hingga akhirnya ujungnya patah'."

Zubair terbunuh pada tahun 36 H, saat berusia sekitar 50-an tahun.

Ibnu Al Madini berkata: Aku mendengar Sufyan berkata, "Ibnu Jarmus datang menemui Mush'ab bin Az-Zubair, yakni pada saat dia ditunjuk menjadi Gubernur Irak oleh saudaranya, Abdullah bin Az-Zubair, lalu ia berkata, "Bawalah aku ke hadapan Zubair'. Dia kemudian menulis permasalahan itu dan memusyawarahkannya dengan Ibnu Zubair. Ketika berita tentang kematian Zubair oleh Ibnu Jarmuz sampai ke telinganya, maka mukanya langsung terlihat aneh (seperti geram)."

Menurut aku, pembunuh Zubair ketika itu memakan kedua tangannya sendiri karena menyesal telah membunuh Zubair, lalu dia membaca istighfar. Hal ini sangat berbeda dengan pembunuh Thalhah, pembunuh Utsman, dan pembunuh Ali.
posted from Bloggeroid

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CEPATNYA JAWABAN DOAMU, SECEPAT PERHATIANMU KEPADA SUNNAH RASULULLAH

Ketika sampai pada pembahasan tentang pentingnya menolong agama Allah, ulama menjelaskan bahwa hal tersebut maksudnya adalah mengikuti Al-Qur'an dan menjalankan sunnah Rasulullah. يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ  "Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (Surat Muhammad: 7) Sehingga penjelasan ayat di atas bisa bermakna, apabila kita senantiasa mengikuti Al-Qur'an dan menjalankan sunnah Rasulullah maka Allah akan senantiasa menolong kita. Dahulu para sahabat diutus oleh Nabi dalam sebuah peperangan. Meski kelihatannya perang tersebut tidak terlalu berat namun para sahabat mengalami kekalahan di hari pertama. Begitu pula pada hari kedua peperangan berlanjut dan mereka masih kalah. Hingga hari ketiga belum ada tanda-tanda kaum muslimin bisa menaklukkan lawan. Para sahabat bermusyawarah, apa gerangan yang membuat mereka kalah seperti in...

Optimal pemanfaatan TIK dalam pembelajaran abad 21

  Halo ibu dan bapak guru hebat peserta pembatik tahun 2024 Selamat datang di modul optimal pemanfaatan TIK dalam pembelajaran abad 21 bersama saya merlianto Duta teknologi tahun 2023 Provinsi Kalimantan Selatan ibu dan bapak guru hebat peserta pembatik 2024 menghadapi tantangan Society 5.0 diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia terutama kualitas para pengajar yaitu guru atau pendidik pendidik diharapkan mampu menguasai beberapa keahlian mampu beradaptasi dengan teknologi yang baru serta tantangan global khususnya dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sehingga terjadi inovasi pembelajaran ibu dan bapak guru hebat modul 4 ini membahas tentang optimalisasi pemanfaatan TIK dalam pembelajaran tujuan dari mempelajari modul ini adalah ibu dan bapak guru hebat dapat memahami pendekatanpek dan pengimplementasiannya dalam pembelajaran yang banyak kita temukan di platform Merdeka mengajar Selain itu ibu dan bapak guru juga mampu Menganalisis unsur tipek dari cont...

KATA MUTIARA ISLAM 14

Sudah SEDEKAH ?.. Nikmati berbagai pertolongan Allah yang menakjubkan.. Yang diundang oleh sedekah. Ingin TENANG ?? Jangan bergantung.dan berharap kepada manusia. Cukuplah berharap kepada Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya Sebetulnya kalau kita berani SEDEKAH dengan sesuatu yang amat kita sukai, lillahita'alaa, kita akan terkagum-kagum akan balasanNya Ada 3 hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah dan merahasiakan shodaqoh (HR At Thabrani) Jangan sekali-kali kamu menganggap remeh kebajikan meski kelihatannya tidak berharga, yaitu seperti ketika kamu menyambut temanmu dengan menampakkan wajah berseri-seri. (Nabi Muhammad SAW) Mendatangi peramal dan bertanya kepadanya tentang sesuatu lalu mempercayainya, maka shalatnya selama 40 malam tidak diterima. (HR. Muslim) Kesulitan sebesar apapun akan terasa wajar bagi jiwa yang melebihkan syukur daripada mengeluh. Karena, bukan kebahagiaan yang menjadikan bersyukur, tetapi bersyukurlah yang menja...